Kenali Lebih Dekat Fakta Menarik tentang Make up for girls
| Maret 04, 2018 |
makeupgirls.blogspot.com, Depok - Bayangkan dunia tanpa kosmetik alias makeup.
Wanita tampil polos apa adanya tanpa pulasan bedak, lipstik atau bahan lain yang bertujuan untuk meningkatkan penampilan diri.
Kosmetik, juga dikenal sebagai makeup, merupakan bahan perawatan digunakan untuk meningkatkan penampilan, atau aroma tubuh. Makeup umumnya terdiri dari campuran senyawa kimia, beberapa berasal dari sumber alami (seperti minyak kelapa), namun banyak juga yang sintetis.
Tahu nggak, kalau awalnya lipstik juga dikenakan oleh para pria?
Pria dan perempuan Sumeria kuno mungkin yang pertama menciptakan dan memakai lipstik, sekitar 5.000 tahun yang lalu. Tentu dengan alat seadanya, mereka menghancurkan batu permata dan digunakan untuk menghiasi wajah, terutama di bibir dan di sekitar mata.
Salah satu ramuan tradisional Cina yang paling popular adalah jamur Tremella fuciformis, digunakan sebagai produk kecantikan oleh perempuan di Cina dan Jepang. Jamur itu dilaporkan mampu meningkatkan retensi kelembaban di kulit dan mencegah degradasi pembuluh darah mikro di kulit, mengurangi kerutan dan menghaluskan garis-garis halus. Selama abad keenam belas, atribut pribadi dari wanita yang menggunakan make-up menciptakan permintaan tinggi untuk produk kalangan kelas atas.
Perusahaan kosmetik terbesar di dunia adalah L’Oréal, yang didirikan oleh Eugene Schueller pada 1909 yang dikenal sebagai French Harmless Hair Colouring Company (Perusahaan Pewarnaan Rambut Perancis yang Tidak Berbahaya) – sahamnya kini dimiliki oleh Liliane Bettencourt 26 persen. Nestle 28 persen dan 46 persen sisanya publik.
Pasar makeup berkembang di Amerika Serikat selama tahun 1910-an dipelopori oleh Elizabeth Arden, Helena Rubinstein, dan Max Factor. Perusahaan-perusahaan ini bergabung dengan Revlon sebelum Perang Dunia II dan Estee Lauder setelahnya.
Meskipun makeup modern umumnya digunakan terutama oleh perempuan, peningkatan jumlah pria yang menggunakan kosmetik biasanya berhubungan dengan wanita – tujuannya untuk meningkatkan atau menutupi kekurangan wajah. Pria misalnya, suka mengenakan concealer untuk menutupi tampilan kulit yang tidak merata.
Tak heran, sejumlah merek kosmetik mengakomodasi kebutuhan pria akan kosmetik, khususnya bagi kaum pesolek golongan metroseksual. Produk makeup khusus pria ini didesain khusus untuk kebutuhan kulit dan tampilan mereka, sehingga banyak pria yang tak malu-malu menggunakannya.
Yang dimasukan dalam golongan kosmetik mencakup krim perawatan kulit, lotion, bedak, parfum, lipstik, cat kuku, riasam mata dan riasan, hingga deodoran, pembersih tangan, produk bayi, kebutuhan untuk mandi, hingga lensa kontak berwarna.
Bagian kecil dari kosmetik disebut makeup, yang merujuk terutama untuk produk warna warni yang bertujuan untuk mengubah penampilan pemakainya. Belakangan, banyak produsen membedakan antara kosmetik dekoratif (tata rias) dan kosmetik perawatan.
Kosmetik yang dimaksudkan untuk digunakan pada wajah dan area mata biasanya diaplikasikan dengan kuas atau ujung jari. Kebanyakan kosmetik dibedakan di area mana bahan itu akan diaplikasikan. Mari kita kupas satu persatu:
1. Kosmetik primer
Biasanya diaplikasikan sebagai formula dasar sebelum pengaplikasian makeup. Bahan ini dimaksudkan untuk mengurangi munculnya ukuran pori, memperpanjang pemakaian makeup (agar riasan tahan lama).
2. Lipstik, lip gloss, lip liner, lip balm, lip conditioner, dan penguat bibir
Lipstik dimaksudkan untuk menambah warna dan tekstur untuk bibir dan sering tersedia dalam aneka warna, dengan tampilan akhir matte, satin dan berkilau.
Lip stain berbahan dasar gel atau air dan mungkin mengandung alkohol untuk membantu produk tetap bercampur. Lip gloss dimaksudkan untuk memberi efek berkilau pada bibir dan produsen bisa menambahan warna, aroma bahkan rasa. Sedangkan lip balm paling sering digunakan untuk melembabkan dan melindungi bibir – karena sering mengandung perlindungan SPF (Sun Protection Factor).
3. Makeup concealer
Berfungsi untuk menutupi ketidaksempurnaan kulit, misalna menutupi noda, lingkaran hitam di bawah mata, juga ketidaksempurnaan lainnya. Concealer sering lebih tebal dan lebih padat daripada alas bedak, dan memberikan efek coverage yang lebih tahan lama.
Sejumlah concealer diformulasi khusus untuk area tertentu, misalnya mata saja, atau hanya wajah (kecuali area mata). Produk ini juga dapat digunakan untuk membentuk wajah seperti hidung yang, tulang pipi, dan garis rahang.
4. Sedangkan alas bedak (foundation)
Digunakan untuk menghaluskan tampilan kulit, menutupi bintik-bintik atau warna kulit yang tidak merata. Biasanya foundation berbentuk cair, krim, atau tabur. Foundation primer dapat diaplikasikan sebelum atau setelah penggunaan alas bedak untuk mendapatkan tampilan akhir yang halus.
5. Bedak tabur
Digunakan setelah alas bedak, memberikan hasil akhir matte, dan untuk menyembunyikan kekurangan kecil atau noda pada wajah.
6. Rouge blush atau perona pipi
Adalah pewarna pipi untuk mengeluarkan rona pipi dan membuat tulang pipi tampak lebih menonjol. Rouge biasanya berbentuk bubuk, krim, dan cair.
7. Contour
Bisa berupa bubuk atau krim, digunakan untuk menentukan bentuk wajah. Bahan makeup ini dapat memberikan ilusi wajah lebih ramping atau memodifikasi bentuk wajah dengan cara lain yang diinginkan. Kim Kardashian tampaknya sukses mengenakan makeup ini untuk mendefinisikan wajahnya.
8. Highlight
Digunakan untuk menarik perhatian yang tinggi dari wajah, serta bisa diaplikasikan untuk menambah cahaya. Bahan highlight bisa berbentuk cair, krim, dan bubuk. Bahan makeup ini sering mengandung zat untuk memberikan efek berkilau. Foundation atau concealer dapat digunakan sebagai pengganti highlight untuk menciptakan tampilan yang lebih alami.
9. Bronzer
Memberikan tambahan warna di kulit dengan menambahkan cahaya emas atau perunggu dan menonjolkan tulang pipi, serta digunakan untuk contouring. Bronzer banyak disukai karena bisa menghasilkan riasan alami dan dapat digunakan untuk pemakaian harian. Bronzer ini tersedia dalam tampilan akhir matte, satin, atau setengah berkilau.
10. Maskara
Digunakan untuk menggelapkan, memperpanjang, menebalkan, atau menarik perhatian pada bulu mata. Alat makeup ini tersedia dalam warna-warna alami seperti cokelat dan hitam, tetapi juga bisa diciptakan dalam warna berani seperti biru, merah muda, atau ungu.
Ada banyak formula untuk maskara, termasuk versi tahan air bagi mereka rentan terhadap alergi atau yang tiba-tiba keluar air mata. Maskara kerap digunakan setelah pemakaian penjepit bulu mata.
11. Eyeliner
Digunakan untuk meningkatkan dan memanjangkan ukuran mata. Misalnya, sejumlah beauty stylist senang menggunakan eyeliner putih pada permukaan garis mata dan sudut mata bagian dalam membantu untuk membuat mata terlihat lebih besar dan lebih tajam. Pola semacam ini kerap digunakan oleh bintang Korea yang kebetulan memiliki mata sipit.
12. Pensil alis
Bisa berbentuk krim, gel dan bubuk biasanya digunakan untuk membentuk alis agar terlihat lebih tebal.
13. Cat kuku
Digunakan untuk mewarnai kuku tangan dan kaki. Cat kuku versi tansparan yang tidak berwarna biasanya dipakai untuk memperkuat kuku atau sebagai top coat atau dasar untuk melindungi kuku atau kuteks.
14. Setting spray
Digunakan sebagai langkah terakhir dalam proses menerapkan makeup. Tujuannya agar makeup tahan lama.
15. Bulu mata palsu
Sering digunakan untuk menampilkan efek bulu mata tebal seperti tampilan legenda Hollywood, Elizabeth Taylor. Bahan untuk bulu mata palsu ini biasanya berasal dari rambut manusia atau bahan sintetis yang dilekatkan pada kain tipis seperti pita, yang dilengkapi dengan lem bulu mata agar bisa melekat sempurna dan menunjang penampilan pemakainya.
Sumber : https://www.gulalives.co/make-up/


0 komentar:
Posting Komentar